Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 13-10-2025 Asal: Lokasi
1. Pendahuluan
Dalam sistem pengukuran dan pemantauan kelistrikan, keduanya Transformator Arus (CT) dan Pemancar Arus adalah perangkat penting yang digunakan untuk merasakan, mengukur, dan mengubah arus listrik. Namun, meskipun kedua komponen ini terkait, keduanya menjalankan fungsi yang berbeda dan digunakan dalam tahapan pengukuran dan pengendalian arus yang berbeda.
Transformator Arus pada dasarnya adalah perangkat penginderaan dan penskalaan, sedangkan Pemancar Arus adalah perangkat konversi dan keluaran sinyal. Memahami perbedaannya sangat penting dalam merancang sistem pemantauan arus yang akurat dan aman untuk aplikasi industri, komersial, dan distribusi listrik.


A Current Transformer (CT) merupakan suatu alat trafo yang digunakan untuk mengukur arus bolak-balik (AC). Ini menurunkan arus primer yang tinggi ke arus sekunder yang lebih rendah secara proporsional, sehingga lebih mudah dan aman untuk mengukur dengan instrumen standar seperti meter atau relay.
CT beroperasi berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik. Belitan primer membawa arus beban, dan belitan sekunder dihubungkan ke alat ukur atau relai pelindung. Fluks magnet bolak-balik yang dihasilkan di inti menginduksi arus proporsional pada belitan sekunder.
Akurasi dan linearitas tinggi
Cocok untuk pengukuran arus tinggi (hingga ribuan ampere)
Membutuhkan sirkuit pengukuran eksternal (meter atau relai)
Perangkat pasif – tidak memerlukan catu daya
Terutama digunakan untuk pengukuran AC
Pengukuran dan perlindungan sistem tenaga
Pemantauan energi di gardu induk dan switchgear
Perlindungan motor dan generator
Deteksi gangguan arus lebih dan tanah
Pemancar Arus, kadang-kadang disebut a transduser arus , mengubah arus terukur menjadi sinyal keluaran standar, biasanya 4–20 mA atau 0–5 V / 0–10 V, yang dapat langsung dibaca oleh sistem kontrol, PLC, atau modul akuisisi data.
Prinsip Kerja
Pemancar Saat Ini biasanya berisi a sensor arus (seperti sensor CT atau Hall Effect) dikombinasikan dengan elektronik pengkondisi sinyal.
Sensor internal mendeteksi arus primer.
Sinyal tersebut kemudian diubah menjadi tegangan proporsional.
Sirkuit pengkondisi sinyal menskalakan dan mengubahnya menjadi keluaran analog standar (misalnya, 4–20 mA).
Beberapa model juga menyediakan isolasi, linearisasi, dan komunikasi digital (Modbus/RS485).
Menyediakan output analog atau digital standar
Bekerja dengan arus AC dan DC (tergantung tipe)
Memerlukan catu daya eksternal (biasanya 12–24 VDC)
Ringkas dan mudah diintegrasikan dengan sistem kontrol
Isolasi listrik yang tinggi untuk keamanan
Manajemen energi dan sistem otomasi bangunan
Kontrol dan pemantauan proses industri
Sistem energi terbarukan (tenaga surya, inverter angin)
Infrastruktur pengisian kendaraan listrik
Pemantauan kecepatan dan torsi motor
| Fitur | Transformator Arus (CT) | Pemancar Arus |
|---|---|---|
| Fungsi | Menurunkan arus tinggi untuk pengukuran atau perlindungan | Mengubah arus menjadi sinyal standar (4–20 mA, 0–10 V) |
| Keluaran | Arus sekunder (1A atau 5A) | Sinyal analog atau digital |
| Jenis Pengukuran | Hanya AC | AC atau DC (tergantung tipe) |
| Kebutuhan Daya | Pasif (tidak ada daya eksternal) | Aktif (membutuhkan catu daya) |
| Pemrosesan Sinyal | Tidak ada pengkondisian sinyal | Termasuk pengkondisian sinyal dan isolasi |
| Integrasi | Terhubung ke ammeter, relai, atau perangkat proteksi | Terhubung ke PLC, pengontrol, atau sistem pemantauan |
| Kelas Akurasi | 0,1–1,0 tipikal | 0,2–0,5 tipikal |
| Kasus Penggunaan | Pengukuran dan perlindungan daya | Pemantauan dan pengendalian proses |
| Contoh | CT Busbar, CT Inti Terpisah, CT Toroidal | Pemancar Arus Rel DIN, Pemancar Efek Hall |
Pemancar Arus dapat dianggap sebagai bentuk yang ditingkatkan dari Transformator Arus karena sering menggunakan CT sebagai elemen penginderaannya secara internal. Namun, pemancar menambahkan perangkat elektronik yang membuat sinyal dapat dibaca oleh sistem otomasi.
Dalam banyak instalasi:
CT digunakan untuk proteksi daya (misalnya pada switchgear).
Pemancar Arus digunakan untuk pemantauan dan pengendalian (misalnya, dalam membangun sistem energi atau panel industri).
Dengan demikian, mereka saling melengkapi dalam sistem pengukuran kelistrikan modern.
Gunakan Transformator Saat Ini ketika:
Anda hanya perlu menurunkan arus untuk meteran atau relay tradisional.
Sistem hanya mengukur arus AC.
Biaya dan kesederhanaan adalah prioritas.
Gunakan Pemancar Saat Ini ketika:
Anda memerlukan sinyal standar untuk PLC atau pemantauan jarak jauh.
Arus AC dan DC perlu diukur.
Isolasi, akurasi, dan kontrol waktu nyata sangat penting.
Meskipun kedua perangkat mengukur arus listrik, perannya berbeda secara signifikan dalam fungsi dan penerapannya.
Transformator Arus bertindak sebagai sensor dan isolator, mengubah arus besar menjadi arus lebih kecil yang dapat diukur, sedangkan Pemancar Arus berfungsi sebagai antarmuka sinyal, mengubah arus terukur menjadi sinyal yang mudah dikontrol.
Bersama-sama, keduanya membentuk landasan pengukuran kelistrikan modern, otomasi, dan sistem manajemen energi, yang memastikan keselamatan dan presisi.