A transformator daya adalah perangkat listrik statis yang mentransfer energi listrik antar rangkaian melalui induksi elektromagnetik, beroperasi berdasarkan prinsip dasar Hukum Induksi Faraday. Ini terdiri dari dua atau lebih kumparan (belitan) yang melilit inti besi laminasi biasa. Ketika arus bolak-balik mengalir melalui belitan primer, hal itu menciptakan medan magnet yang berubah-ubah di inti. Perubahan medan ini kemudian menginduksi tegangan bolak-balik pada belitan sekunder. Rasio tegangan primer dan sekunder berbanding lurus dengan rasio jumlah belitan pada belitan masing-masing, sehingga transformator dapat menaikkan atau menurunkan level tegangan sesuai kebutuhan.
Fitur Produk
1. Transformasi Tegangan : Fungsi utamanya adalah mengubah level tegangan AC secara efisien, memungkinkan transmisi jarak jauh yang praktis (tegangan tinggi) dan pemanfaatan yang aman (tegangan rendah).
2. Efisiensi Tinggi : Transformator daya dirancang untuk kehilangan energi minimal, dengan unit modern mencapai efisiensi seringkali melebihi 99%. Kehilangan inti dan tembaga diminimalkan melalui material dan desain yang canggih.
3. Isolasi Listrik : Menyediakan isolasi galvanik antara sirkuit primer dan sekunder. Hal ini meningkatkan keselamatan bagi pengguna akhir dan melindungi peralatan dari potensi kesalahan pada jaringan yang saling terhubung.
Aplikasi Umum
Transformator daya merupakan tulang punggung sistem tenaga listrik dan terdapat di:
1. Jaringan Tenaga Listrik : Menaikkan tegangan di stasiun pembangkitan untuk transmisi yang efisien dan menurunkannya di gardu distribusi untuk penggunaan konsumen.
2. Pabrik Industri : Memasok tingkat tegangan yang sesuai untuk mesin berat, penggerak motor, dan sistem penerangan.
3. Sistem Energi Terbarukan : Menghubungkan pembangkit listrik tenaga surya atau turbin angin dengan jaringan utama dengan meningkatkan tegangan yang dihasilkan.