Trafo arus (CT) adalah trafo instrumen penting yang banyak diterapkan dalam sistem pembangkit listrik, transmisi, dan distribusi. Fungsi utamanya adalah untuk menurunkan arus bolak-balik tinggi di saluran listrik menjadi sinyal arus rendah standar untuk pengukuran, pengukuran, dan perlindungan relai yang akurat. Desain transformator arus modern berfokus pada akurasi pengukuran yang tinggi, kehilangan elektromagnetik yang rendah, linearitas yang baik, dan kemampuan anti-interferensi yang kuat untuk beradaptasi dengan kondisi pengoperasian jaringan yang kompleks.
Transformator arus (CT) dan transformator tegangan (VT, juga dikenal sebagai transformator potensial PT) adalah dua transformator instrumen inti yang banyak digunakan dalam sistem jaringan listrik. Keduanya berfungsi untuk menurunkan sinyal listrik tingkat tinggi ke nilai meter, relai proteksi, dan perangkat pemantauan yang aman dan terukur, namun keduanya berbeda secara mendasar dalam prinsip kerja, mode koneksi, tujuan aplikasi, dan persyaratan penanganan.
Transformator arus (CT) adalah transformator instrumen penting yang dirancang untuk menurunkan arus primer yang tinggi menjadi arus sekunder bernilai rendah yang terstandarisasi untuk pengukuran, pengukuran, dan perlindungan. Mereka mengisolasi sistem tenaga bertegangan tinggi dari sirkuit kontrol bertegangan rendah, memastikan keselamatan operator sekaligus mengubah arus besar ke tingkat yang kompatibel dengan perangkat listrik umum.
Trafo arus urutan nol (transformator arus keseimbangan inti) merupakan alat ukur penting dalam sistem tenaga listrik, yang digunakan untuk mengukur arus urutan nol. Sistem tenaga listrik terdiri dari tiga fase: Fase A, Fase B, dan Fase C, dan masing-masing fase dapat beroperasi secara independen. Arus urutan nol terjadi secara bersamaan di ketiga fase. Dengan mengadopsi transformator arus urutan nol, kita dapat mengukur arus tersebut untuk menjamin pengoperasian normal sistem tenaga. Trafo arus konvensional dirancang untuk mengukur arus operasi beban, sedangkan trafo arus urutan nol dikhususkan untuk pengukuran arus urutan nol. Oleh karena itu, transformator arus urutan nol memerlukan struktur khusus dan kemampuan pengukuran untuk memperoleh pembacaan arus urutan nol yang akurat.
Prinsip dasar transduser arus adalah mengubah arus terukur menjadi sinyal arus kecil melalui transformator arus. Sinyal analog kemudian diubah menjadi sinyal digital melalui konverter analog‑ke‑digital, diproses oleh mikroprosesor, dan terakhir menghasilkan sinyal standar seperti 4‑20 mA dan 0‑10 V.
Hubei Tianrui Electronic adalah produsen khusus yang berfokus pada penelitian, pengembangan, produksi dan penyediaan trafo arus dan transduser arus. Berakar pada industri penginderaan kelistrikan, kami mengabdikan diri untuk memberikan solusi pengukuran yang dapat diandalkan untuk distribusi daya, otomasi industri, proyek energi baru, dan infrastruktur di seluruh dunia. Didukung oleh tim teknik berpengalaman, lini produksi terstandarisasi, dan prosedur pemeriksaan kualitas yang ketat, produk kami mematuhi standar internasional arus utama dan telah mendapatkan kepercayaan di antara klien industri global.
Kumparan Rogowski adalah perangkat penginderaan arus inti udara fleksibel yang banyak digunakan untuk mengukur arus bolak-balik dan arus impuls transien dalam elektronika daya, jaringan listrik, dan pengujian industri. Dibandingkan dengan trafo arus tradisional dengan inti besi, trafo ini memiliki banyak keunggulan yang menonjol, menjadikannya pilihan yang lebih disukai dalam berbagai skenario pengukuran modern.
Sebuah transformator kecil beroperasi berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik. Ini hanya berfungsi dengan arus bolak-balik dan tidak dapat mengubah tegangan arus searah secara langsung. Ini diterapkan secara luas pada adaptor daya, peralatan rumah tangga, dan peralatan kontrol industri.