A sensor arus bocor , juga dikenal sebagai sensor arus sisa, dirancang khusus untuk mendeteksi kebocoran arus kecil yang tidak diinginkan ke tanah. Prinsip intinya didasarkan pada pengukuran jumlah vektor semua arus dalam suatu rangkaian. Dalam sistem satu fasa, konduktor saluran dan netral melewati inti sensor. Dalam sistem tiga fasa, semua konduktor fasa dan netral (jika digunakan) melewatinya. Dalam kondisi normal dan bebas kesalahan, medan magnet yang dihasilkan oleh arus ini saling menghilangkan, sehingga fluks magnet bersihnya nol. Namun, jika terjadi kebocoran arus (misalnya, melalui kegagalan isolasi atau seseorang), keseimbangan terganggu, menciptakan medan magnet bersih yang menginduksi sinyal terukur pada keluaran sensor.
Fitur Produk
1. Sensitivitas Tinggi : Direkayasa untuk mendeteksi tingkat arus bocor yang sangat rendah (dari miliampere hingga ampere), yang sangat penting untuk keselamatan pribadi dan perlindungan peralatan.
2. Prinsip Keseimbangan Inti : Sengaja mengabaikan arus beban normal yang tinggi dan hanya merespon perbedaan atau ketidakseimbangan arus (arus sisa), sehingga sangat selektif.
3. Perangkat Keamanan Kritis : Fungsi utamanya bukanlah pengukuran daya tetapi keamanan proaktif, memberikan sinyal penting untuk memicu perangkat pelindung seperti pemutus arus.
Aplikasi Umum
Sensor-sensor ini sangat penting untuk keselamatan kelistrikan di berbagai sektor:
1. Ground Fault Circuit Interrupters (GFCIs/RCDs) pada instalasi listrik perumahan, komersial, dan industri.
2. Pemantauan Peralatan pada perangkat medis (misalnya mesin MRI, sistem pemantauan pasien) dan rak peralatan TI untuk memastikan keamanan.
3. Pemantauan Isolasi pada sistem PV surya, penggerak motor industri, dan pasokan listrik tak terputus (UPS).