Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 18-03-2026 Asal: Lokasi
Trafo arus donat, juga dikenal luas sebagai trafo arus toroidal (CT), adalah perangkat khusus yang dirancang untuk pengukuran arus bolak-balik (AC) yang tepat dan perlindungan sirkuit dalam sistem kelistrikan. Dibedakan dari struktur intinya yang padat dan berbentuk cincin, CT donat tidak memiliki gulungan primer yang terpisah. Sebaliknya, konduktor yang membawa arus terukur melewati langsung melalui bukaan tengahnya, berfungsi sebagai primer satu putaran. Desain unik ini mengintegrasikan konduktor utama ke dalam inti perangkat, menghilangkan kebutuhan sambungan belitan tambahan dan menyederhanakan pemasangan baik dalam konstruksi baru maupun pengaturan industri.


Gulungan sekunder CT donat dililitkan secara seragam di sekitar inti toroidal kontinu, yang biasanya dibuat dari bahan magnetik dengan permeabilitas tinggi seperti baja silikon atau paduan amorf. Konfigurasi ini meminimalkan kebocoran fluks magnet, karena inti yang tertutup membentuk jalur magnet yang kontinu dan tidak terputus. Secara desain, CT menurunkan arus primer yang tinggi—seringkali berkisar antara puluhan hingga ribuan ampere—menjadi arus rendah yang terstandarisasi, biasanya 5A atau 1A, yang kompatibel dengan meteran utilitas, relai pelindung, dan sistem kontrol industri. Struktur inti tertutup memastikan keakuratan yang luar biasa, sering kali memenuhi standar presisi Kelas 0,5 atau lebih tinggi, serta kehilangan inti yang rendah dan stabilitas operasional jangka panjang, menjadikannya pilihan utama untuk aplikasi yang mengutamakan keandalan dan ketepatan pengukuran.
Perbedaan inti antara transformator arus donat (inti padat) dan inti terpisah terletak terutama pada desain strukturalnya, persyaratan pemasangan, dan karakteristik kinerjanya. CT donat memiliki inti satu bagian dan mulus yang memerlukan konduktor terukur untuk dijalin melalui bagian tengahnya selama pemasangan. Proses ini memerlukan gangguan listrik sementara, karena konduktor harus diputuskan agar dapat lewat. Sebaliknya, CT inti terpisah, sering disebut sebagai CT penjepit, dilengkapi inti berengsel dan dapat dibuka (umumnya berbentuk C atau U) yang memungkinkan pemasangan di sekitar konduktor beraliran listrik tanpa gangguan daya. Instalasi non-invasif ini menjadikan CT split-core ideal untuk retrofit, pemeliharaan lapangan, dan tugas pemantauan sementara.
